Latest Event Updates

inilah aku ”my name is ”

Posted on Updated on

assalamualaikum wr.wb sahabatku,,, perkenalkanlah hamba allah ini yang dzalim dan penuh dosa ini,semoga allah mengampuniku atas segala khilaf dan salah yang pernah kulakukan.inilah aku, yang senantiasa merindukan allah, berjuang dijalan dakwahnya.. bertasbih menyebut namaNya, semoga aku termasuk hamba yang istiqomah menjalankan syariatNya. amin.  semoga dilimpahkan rahmat atas junjungan umat ialah nabiku Muhammad SAW. selalulah bersyukur kepada Allah atas apa yang dikaruniakan, diberikan nikmat atas apa yang kita butuhkan bukan semata atas apa yang kiata inginkan.

nama lengkapku NURHASANAH, lahir di kerasaan, kabupaten simalungun, sumatera utara. sekitar 19 tahun yang lalu, tepatnya ditanggal 25 november 1996. ingat kan bahwa tanggal itu tanggal bersejarah ? ya, ditanggal itu diperingati sebagai hari guru, semoga Allah menjadikan ku kelak sebagai guru Agama Islam yang taqwa kepadaNya, sukses menyelamatkan moral peserta didik. amin,

yaa, inilah aku. seorang muslimah dari jutaan bahkan milyaran muslimah diluar sana. banyak yang mengenalku sebagai orang yang baik-baik, namun tak dipungkiri masih ada orang yang memandangku dengan berbagai fitnah dan pribadi yang tidak baik, semoga Allah mengampuni mereka. amin.

temen-temen dan kebanyakan yang mengenalku memanggilku dengan sebutan ANNA, simple memang hanya 3-4 huruf gitu, yayaya, namanya juga nama panggilan. so simple, so praktis. aku dibesarkan dengan pemahaman agama islam, aku diajarkan menghabiskan waktuku dengan belajar, bayangin aja disaat umurku baru sekitar 7 tahun, kegiatanku hampir seperti orang dewasa yang bekerja dari pagi hingga malam, bedanya anna disini belajar. ya, belajar, hal yang awalnya membosankan dan kegiatan yang menjenuhkan kini tlah menjadi kebiasaan, dari umur segitu itu aku disekolahkan di sekolah dasar umum, tidak berbasis agama, alasannya karena didaerah sana (mandoge,asahan) belum ada, bayangin deh kalo ada, aku mah pasti disitu. semua kegiatanku sudah terjadwal dari pagi hingga larut. mulai dai tidur siang sepulang sekolah tadi, kemudian lanjut MDA hingga pukul 5, nah lanjut lagi ngaji sore hingga pukul 6. pulang-pulang trus mandi, makan, dan kebayangkan capeknya gmana. dari situ lanjut lagi sehabis sholat berjamaah dirumah bareng keluarga, anna ngaji malem yang rasa anna itu melelahkan, ya gimana tidak melelahkan coba, pergi dengan perjuangan dikejar-kejar anjing(maklum masih ada banyak nonmuslim dmemelihara itu disana).. pulang juga begitu, haaaahhh, perjuangan banget. ditambah gurunya yang super galak yang sedia rotan setiap kami-kaminya ngaji atau hapalan. >>maafin anna ya ibu(****) itulah kegiatanku, belum lagi tuntutan belajar or tugas dari sekolah formal. agak di skip ceritanya yahh, lanjut hingga sekarang kuliah, sebagai anak rantauan dengan uang kiriman pas-pasan. sekarang lagi duduk di UIN SUMATERA UTARA, jurusan PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, semesternya ndak pala dibilang ya. ;D banyak benget masalah yang dihadapi semenjak nginjakn yang namanya dunia pekuliahan, mulai dari dituduh teroris, sok alimlah, ribet dah urusannya tapi Allah maha pengasih, maha penolong, sehingga IA mengatasi segala kesulitanku. aku yakin ini cobaan Allah, dan Allah mencoba hambaNya karena Allah masih memperhatikan hambaNya. teringat masalah baru-baru ini ditengah agenda organisasi banyak, plus tugas kuliah, plus suasana hampir ujian semester. sebagai akhwat malu rasanya , benar-benaar malu banget. masalah itu datang dari tempat tinggalku yang lama tepatnya sebuah kos-kosan yang kubahasakan dengan kos kutukan (astaghfirullah). jelas saja akunya bilang gitu, naah penduduk didalamnya ituloh yang kelakuannya seperti gadis-gadis jahiliyah yang suka memfitnah, mengadu domba, dan kurang melaksanakan perintah Allah. susah deh ngajaknya. terlebih kali ini bermasalah oleh yang namanya ibu kos (yang notabennya tidak suka dengan akhwat jilbab besar), yang satu ini nih yang bikin hati terasa berpenyakit mulu, <semoga Allah mengmpuniku> . dengan ber embel-embel haji atau apalah itu, ternyata pemikirannya seperti itu, perlu dipertanyakan hajinya dimana. <bukan bermaksud menjelekkan berbagai pihak, hanya menceritakan secara detail makhluk2 yang pernah kujumpai itu>. astaghfirullah, lahi-lagi aku harus istighfar. wajar aku dengan akhwat yang lain pindah dari sono tempat dianya itu bayangin deh, dengan  dia pasang tarif yang memberatkan juga bayaran listrik bulannya yang mencekek leher kami-kami ini yang tengah menuntut ilmu. hadehhh. masalah dimulai ketika ane dengan kakak pindah agak lamahan ini, bukan maksud disengaja, tapi emang gak ada waktu, eh ternyata si ibu-ibu itu meminta uang bulanan listrik yang katanya hanya karna masih nyuci di kosnya (ulah aduan sigadis2 tadi). cuma telat 3 hari loh, padahal awalnya lebih dari 2 bulan tak ditempati. tamak bangetkan, ane jelasinlah ke dianya itu, dengan memutar-mutar kata, akhirnya dia kalah malu dan gak jadi minta deh uangnya itu. lanjut kemasalah pokok>>>> dengan bersusah payah pindahin barang berdua, kami dituduh yang bukan-bukan mulai dari membawa barang orang lain, rok orang lain, higga diceritain tuh (diumumin) didepan anak kosnya yang tercintanya itu yang pemikirannya seperti dia, dan bahan bakar dari masalah ini. yang paling menyakitkan ketika ia berkata “percuma jilbab besar, tetapi perlakuannya seperti itu” haduh buk, ngaca dong elu itu siapa (astaghfirullah), semua diurusinnya. hingga kami berkesan jelek dimata orang.ya allah, semoga mereka berubah, sedih banget jadi seperti ini,

saudariku….. apalah daya kami ini, bagitu cepat masalah dan cobaan datang bertubi-tubi dan sekarang yang paling pokok lagi ada di keuangan. tapi inilah kami, seberusaha mungkin agar masalag ini tidak ada yang tahu, sehingga terasa tidak ada yang terjadi. hanya airmata lah teman, dengan Allah dan Alquran. semoga Allah mengampuniku, amin..amin,,amin. rindu banget rasanya sama keluarga dirumah, andai mereka tahu masalah apa yang dihadapi anaknya dikota besar ini. >>> maaf yah, mak, puasa pertama nanti kita ndak bisa buka or sahur bareng, tunggulah kepulangan anakmu ini yah mak, sesungguhnya anakmu ini tengah berjihad. tengah menolong agama Allah. semoga Allah memberi kesehatan dan umur yang berkah untuk mereka, amin…… inilah kisahku, inilah ceritaku dibalik senyuman yang selama ini kalian lihat. anna cuma waanita biasa, dibalik kediamanku aku masih bisa bicara, dibalik kelembutanku aku masih bisa kasar, dibalik itu semua anna hanya hamba Allah yang terus berusaha memperbaiki diri. ya rabb, teguhkanlah hati ini, bantulah hambaMu ini melawan gejolak setan ini. semoga menjadi pelajaran dan mengambil hikmah dari kisahku ini, teruslah berjuang saudariku, perjuangan kita masih panjang. ALLAHUAKBAR!!!

tahap cerita awalku tuk buat novel>>> belum pantes sih kata temen2

Iklan

mengesankan

Posted on

Fudhail ibnu ’Iyadh mengatakan;

”Barangsiapa yang hendak mencari teman tanpa cacat, pasti dia tidak akan menemukan teman dan akan hidup tanpa teman.”

maka eratlah tali persaudaraaan tanpa menunggu kesempurnaan.

Kosongkan hatimu dari yang lain kecuali rasa takut dan tangismu kepada Allah swt. Jika keduanya sudah bersarang di hatimu, maka takut dan tangis itu akan membentengimu dari melakukan maksiat dan menjauhkanmu dari api neraka.”

maka belajarlah untuk menanam rasa takut pada Allah

“Jika kamu merasa begitu berat untuk menunaikan qiamullail dan berpuasa di siang hari, maka ketahuilah, sesungguhnya dirimu telah terbelenggu oleh dosa dan maksiat yang kamu perbuat.”

Tidak perlu dikhawatirkan seseorang jika telah berkumpul tiga hal dalam dirinya. Ia bukan ahli bid’ah, tidak mengumpat dan mencela ulama salaf, dan terakhir, tidak bersekutu dengan penguasa.”

Al-Iman Abu ‘Ali Al-Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata, “Amalan yang paling baik adalah yang paling ikhlas dan paling benar”. Orang-orang bertanya,” Wahai Abu ‘Ali apakah yang dimaksudan dengan paling iklas dan paling benar?” Beliau menjelaskan,
Sesungguhnya amalan jika telah ikhlas tapi benar maka tidak diterima (oleh Allah SWT). Demikian sebaliknya, jika amalan tersebut telah benar tapi tidak ikhlas juga tidak akan diterima (oleh Allah SWT) sampai menjadi ikhlas dan benar. Sedangkan yang dimaksudkan amal yang ikhlas adalah yang dilakukan kerana Allah SWT dan yang dimaksudkan dengan amalan yang benar adalah jika dilakukan sesuai dengan sunnah (Rasulullah SAW)”

{Iqtidho’ Shirothil Mustaqim, H451-452}

“meninggalkan amal kerana manusia termasuk riya’ adapun beramal kerana manusia termasuk perbuatan syirik”“Kamu jangan merasa rendah diri kerana menempuh jalan yang benar walaupun sediit orang yang menempuhnya, dan kamu jangan tertipu dengan bathil walaupun ramai orang yang mengamalkannya”

{Minhajul Taksis wat Taqdis fi Kasfi Syubuhat, Dawud bin Jarjis:1/84}

“Seorang mukmin menjaga rahsia dan memberi nasihat. Seorang fajir membongkar rahsia dan mencela”

{Al Farqu Baynan Nashiah Wat Ta’yir}

Manusia paling berdusta adalah mereka yang mengulangi perbuatan dosa yang pernah dilakukannya. Manusia paling bodoh adalah mereka yang menunjukkan amal kebajikannya. Manusia yang paling dekat dengan Allah adalah mereka yang paling takut kepadaNya. Manusia tidak akan sempurna sehingga agamanya mampu mengalahkan nafsunya. Dan manusia tidak akan binasa sehingga nafsunya mengalahkan agamanya.”

Posted on

hanya allah yang berhak menilai
Hanya allah yang berhak menilai

Amal yang paling baik adalah yang paling ikhlas dan paling benar. Jika amal itu ikhlas tapi tidak benar, maka tidaklah diterima. Jika amal itu benar tapi tidak ikhlas, juga tidak akan diterima kecuali jika dilakukan secara ikhlas. Ikhlas artinya dilakukan hanya karena Allah. Adapun benar artinya adalah sesuai dengan sunnah (tuntunan dan petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam).”
(Fudhail bin ‘Iyadh)

Apabila akhirat ada dalam hati, maka akan datanglah dunia menemaninya. Tapi apabila dunia ada di hati maka akhirat tidaklah akan menemaninya. Itu karena akhirat mulia dan dermawan, sedangkan dunia adalah hina”
(Abu Sulaiman Ad Daroni)

wanita sholehah vs wanita yang dimurkai Allah

Posted on

assalamualaikum cantiik>>>

inilah dia wanita sholehah vs wanita yang dimurkai Allah

Kelebihan Wanita
Allah Yang Maha Bijaksana telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik kejadian. Dan Dia telah menjadikan hambanya itu berpasang-pasangan. Lelaki dan wanita yang saling memerlukan. Sebahagiannya menjadi pembantu kepada sebahagian yang lain. Kemuliaan manusia hanyalah dalam agama sejauh mana mereka dapat mentaati perintah Allah dengan cara Nabi S.A.W. Allah telah mengurniakan kepada wanita dengan berbagai kelebihan.

Syarat untuk wanita masuk syurga begitu mudah. Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda : “Seorang wanita yang mengerjakan solat 5 waktu, berpuasa wajib sebulan, memelihara kemaluannya serta taat kepada suaminya maka pasti dia akan masuk syurga dari pintu mana saja yang dikehendakinya. ” (HR Abu Nuaim)

Ab. Rahman bin Auf meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda : “Seorang wanita solehah lebih baik dari 1000 lelaki yang tak soleh. Dan seorang wanita yang melayan suaminya selama seminggu maka ditutupkan baginya 7 pintu neraka dan dibuka 8 pintu syurga yang mana dia dapat masuk dari pintu mana saja tanpa hisab. ”

Siti Aisyah meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda : “Tidaklah seorang wanita yang haidh kecuali haidhnya merupakan kifarah bagi dosa2nya yang telah lalu. Dan pada hari pertama haidhnya membaca “Alhamdulillahi ala kulli hal wa astaghfirullaha min kulli zanbin” maka Allah menetapkan baginya bebas dari neraka, dengan mudah melalui sirat, aman dari siksa bahkan Allah mengangkat ke atasnya derajat 40 orang syuhada apabila dia selalu berzikir kepada Allah selama haidhnya. ”

Wanita yang mulia dalam pandangan Allah, Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda : “Sebaik-baik wanita adalah apabila engkau pandang dia maka dia menggembirakan, bila engkau perintah dia taat, bila engkau tiada dia menjaga hartamu dan menjaga pula kehormatan dirinya. ”
Ada sebuah riwayat bahwa pada zaman Nabi S.A.W. ada seorang lelaki yang akan berangkat untuk berperang dijln Allah. Dia berpesan kepada isterinya, “Wahai isteriku … janganlah sekali-kali engkau meninggalkan rumah ini sehingga aku kembali.

“Secara kebetulan ayahnya menderita sakit… maka wanita tadi mengutus seorang lelaki menemui Rasulullah S.A.W. Baginda bersabda kepada utusan itu, “Agar dia taati suaminya. ” Demikian pula wanita itu mengutus utusannya bukan hanya sekali sehingga akhirnya dia mentaati suaminya dan tidak berani keluar rumahnya.

Maka ayahnya meninggal dunia tetapi dia tetap tidak melihat mayat ayahnya. Dia tetap sabar sehingga suaminya pulang. Maka Allah memberi wahyu kepada Nabi yang berbunyi, “Sesungguhnya Allah telah mengampuni wanita tersebut disebabkan ketaatannya kepada suaminya. Dalam riwayat yang lain mengatakan bahwa Allah turut mengampuni dosa ayahnya disebabkan ketaatan anaknya itu.

Inilah sebenarnya perkara yang menyebabkan wanita diredhai oleh Allah bukannya dalam persamaan hak yang seperti dituntut oleh penjahil agama. Sedangkan dalam peristiwa Israk Mikraj, Nabi telah melihat ke dalam syurga yang mana Allah masuk wanita ke dalam syurga 500 tahun lebih awal dari suami mereka… dan bila melihat ke dalam neraka Nabi dapati 2/3 dari penghuninya adalah wanita. Oleh itu takutilah kita semua akan ALLAH… .

Kelebihan Wanita,
Abdullah bin Masud meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda : “Apabila seorang wanita mencuci pakaian suaminya maka Allah mencatat baginya 1000 kebaikan, di ampunkan 2000 kesalahan bahkan segala sesuatu yang disinari matahari akan memohon ampun baginya dan Allah mengangkat 1000 derajat untuknya. ” Maulana Syed Ahmad Khan dalam bayannya menceritakan kelebihan yang dimiliki oleh wanita. Katanya: Seorang wanita yang solehah lebih baik dari seorang wali Allah.

Wanita yang menguli tepung dengan membaca Bismillah akan diberkati Allah rezekinya.
Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir dapat pahala seperti membersihkan Baitullah.
Wanita yang solehah lebih baik dari 70 orang lelaki yang soleh. Allah akan berkati rezeki apabila wanita memasak dengan zikir.
Seorang wanita yang menutup auratnya dengan purdah ditingkatkan oleh Allah nur wajahnya 13 kali dari wajah asal.

Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah yang Maha Indah di akhirat nanti tetapi bagi Allah sendiri akan datang untuk berjumpa dengan wanita yang memberati auratnya iaitu yang memakai purdah dengan istiqamah.

Pengorbanan seorang wanita amat dihargai oleh Allah dan rasulnya. Cuma kita kurang mengetahui kelebihan yang dikurniakan kepada kita semua. Sehinggakan hari ini manusia Islam mencari sesuatu selain dari agama karena merasa pengorbanan mereka tidak dihargai. Dan mereka turut melaungkan persamaan hak seperti di barat. Ini semua bukanlah salah mereka… tetapi kitalah yang bersalah karena kita lupa bahwa kita ini umat yang dianugerah kan dengan tugas kenabian. Memberi harapan dan bimbingan kepada manusia…

Wanita Solehah Sebagai Anak
Allah S.W.T telah berfirman yang maksudnya : “Dan Rabb-mu telah memerintahkan supaya kamu jangan beribadah selain kepada-Nya, dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu-bapa mu. Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan jangan kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah : “Ya Rabbi, kasihanilah mereka kedua-duanya, sebagaimana mereka berdua telah menyantuni aku waktu kecil. ” Al Isra 23-24.

Allah memerintahkan agar manusia berbakti kepada kedua ibu bapa mereka dan mentaati mereka. Bagi wanita ketaatan mereka sebelum mereka berkahwin adalah kepada kedua ibu-bapa mereka dan selepas berkahwin, kepada suami mereka Menyakiti hati kedua mereka adalah merupakan dosa yang amat besar.

Ismail Ibnu Umayyah telah berkata : Seorang lelaki meminta nasihat : “Wahai Rasulullah, berilah aku wasiat. ” Rasul menjawab “Janganlah engkau menyekutukan Allah dengan sesuatupun, sekalipun engkau dibakar atau dibelah dua. ”
Ia berkata “Wahai Rasulullah, tambahkanlah. ” Rasulullah menjawab, “Berbaktilah kepada kedua ibu-bapamu, jangan sekali-kali engkau meninggikan suara di hadapannya. Jika keduanya memerintahkan engkau untuk mengeluarkan hartamu, maka keluarkanlah bagi keduanya. ”

Lelaki itu meminta kembali : “Wahai Rasulullah, tambah lagi selain itu. ” Rasulullah menjawab, “Jangan engkau meminum khamar (arak), sebab khamar itu adalah kunci segala kejahatan. ” Lelaki itu meminta kembali, “Wahai Rasulullah, tambahkanlah untukku selain itu. ” Rasulullah S.A.W. menjawab, “Didiklah keluargamu dan berilah mereka nafkah sesuai dengan kemampuanmu, dan janganlah engkau mengangkat tongkat (lisan)mu namun berbuatlah agar mereka takut kepada Allah. ” HR Imam Ibnu Majah.

Adab anak terhadap kedua ibu-bapanya :
Berbuat baik dan berlemah lembut terhadap mereka.
1. Mentaati perintah kedua mereka selagi tidak bertentangan dengan perintah Allah.
2. Melihat wajah mereka dengan kasih sayang merupakan ibadah.
3. Mendoakan mereka berdua dengan doa yang baik.
4. Menjaga hati mereka berdua dan menggembirakan mereka.
5. Menjalinkan silaturrahim dengan sahabat-sahabat mereka.
6. Menziarahi kubur ibu-bapa jika mereka telah meninggal dunia.

Wanita Yang Dimurkai Allah (perkara yang amat dibenci allah pada seorang wanita)
Kepada wanita yang tidak menutup aurat Allah berfirman, ” Hiduplah dengan apa yang kau suka. ” Allah melaknati wanita yang sengaja mendedahkan auratnya kepada lelaki yang bukan muhrim.

Perempuan yang memakai kain yang tipis dan jarang untuk menarik perhatian lelaki bukan muhrim atau memakai segala yang mendatangkan keghairahan kepada orang lain maka dia tidak akan mencium bau syurga.

Wanita yang jahat lebih buruk dari 1000 orang lelaki yang jahat.
Pengorbanan seorang wanita amat dihargai oleh Allah dan Rasulnya. Cuma kita kurang mengetahui kelebihan yang dikurniakan kepada kita semua. Sehinggakan hari ini manusia Islam mencari sesuatu selain dari agama karena merasa pengorbanan mereka tidak dihargai. Dan mereka turut melaungkan persamaan hak seperti di barat. Ini semua bukanlah salah mereka… tetapi kitalah yang bersalah karena kita lupa bahwa kita ini umat yang dianugerah kan dengan tugas kenabian. Memberi harapan dan bimbingan kepada manusia…

Wanita yang dimurkai oleh Allah
Sebagaimana Allah suka dengan wanita yang yang solehah, Allah juga sangat murka kepada beberapa jenis wanita. Oleh itu sangat perlu bagi kita mengetahui perkara yang boleh menyebabkan kebenciannya supaya kita terhindar dari kemurkaannya.

Kemurkaan Allah pada hari kiamat sangat dahsyat sehinggakan nabi2 pun sangat takut. Bahkan Nabi Ibrahim pun lupa bahwa dia mempunyai anak yang bernama Nabi Ismail karena ketakutan yang amat sangat. Abu Zar R.A meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda: “Seorang wanita yang berkata kepada suaminya, “semoga engkau mendapat kutukan Allah” maka dia dikutuk oleh Allah dari atas langit yang ke-7 dan mengutuk pula segala sesuatu yang dicipta oleh Allah kecuali 2 jenis makhluk iaitu manusia dan jin. ”

Ab. Rahman bin Auf meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda : “Seorang yang membuat susah kepada suaminya dalam hal belanja atau membebani sesuatu yang suaminya tidak mampu maka Allah tidak akan menerima amalannya yang wajib dan sunnatnya. ”

Abdullah bin Umar r. a meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. bersabda: “Kalau seandainya apa yang ada dibumi ini merupakan emas dan perak serta dibawa oleh seorang wanita kerumah suaminya. Kemudian pada suatu hari dia terlontar kata2 angkuh, “engkau ini siapa? Semua harta ini milikku dan engkau tidak punya harta apa pun. ” Maka hapuslah semua amal kebaikannya walaupun banyak.

Nabi S.A.W. adalah seorang yang sangat kasih pada ummatnya dan terlalu menginginkan keselamatan bagi kita dari azab Allah. Beliau menghadapi segala rupa penderitaan, kesakitan, keletihan dan tekanan. Begitu juga air mata dan darah baginda telah mengalir semata-mata karena kasih-sayangnya terhadap kita. Maka lebih-lebih lagi kita sendirilah yang wajar berusaha untuk menyelamatkan diri kita, keluarga kita dan seluruh ummat baginda. Sebagai penutup ikutilah kisah seterusnya ini sebagai iktibar bagi kita.

Ali r. a. meriwayatkan sebagai berikut: “Saya bersama Fatimah berkunjung kerumah Rasulullah dan kami temui beliau sedang menangis. Kami bertanya kepada beliau, “mengapa tuan menangis wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “pada malam aku di Israkan kelangit, daku melihat orang sedang mengalami berbagai penyeksaan… maka bila teringatkan mereka aku menangis. ” Saya bertanya lagi, “wahai Rasulullah apakah yang tuan lihat?”

Beliau bersabda: Wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih. Wanita yang digantung dengan lidahnya serta tangannya dipaut dari punggungnya sedangkan aspal yang mendidih dari neraka dituangkan ke kerongkongnya.

Wanita yang digantung dengan buah dadanya dari balik punggungnya sedangkan air getah kayu zakum dituang ke kerongkongnya.
Wanita yang digantung, diikat kedua kaki dan tgnnya ke arah ubun2 kepalanya serta dibelit dibawah kekuasaan ular dan kala jengking. Wanita yang memakan badannya sendiri serta dibawahnya tampak api yang menyala-nyala dengan hebatnya.

Wanita yang memotong badannya sendiri dengan gunting dari neraka. Wanita yang bermuka hitam dan memakan ususnya sendiri. Wanita yang tuli, buta dan bisu dalam peti neraka sedang darahnya mengalir dari rongga badannya (hidung, telinga, mulut) dan badannya membusuk akibat penyakit kulit dan lepra.
Wanita yang berkepala seperti kepala babi dan kaldai yang mendapat berjuta jenis siksaan. Maka berdirilah Fatimah seraya berkata, “Wahai ayahku, cahaya mata kesayanganku… ceritakanlah kepada ku apakah amal perbuatan wanita2 itu. ”

Rasulullah S.A.W. bersabda, “Wahai Fatimah, adapun tentang : Wanita yang digantung dengan rambutnya karena dia tidak menjaga rambutnya (di jilbab) dikalangan lelaki.

Wanita yang digantung dengan lidahnya karena dia menyakiti hati suaminya dengan kata Kemudian Nabi S.A.W. bersabda: “Tidak seorang wanita yang menyakiti hati suaminya melalui kata2nya kecuali Allah akan membuatnya mulutnya kelak dihari kiamat, selebar 70 zira kemudian akan mengikatnya dibelakang lehernya.
Adapun wanita yang digantung dengan buah dadanya karena dia menyusui anak orang lain tanpa izin suaminya.

Adapun wanita yang diikat dengan kaki dan tangannya itu karena dia keluar rumah tanpa izin suaminya, tidak mandi wajib dari haidh dan nifas.

Adapun wanita yang memakan badannya sendiri karena suka bersolek untuk dilihat lelaki lain serta suka membicarakan keaiban orang. Adapun wanita yang memotong badannya sendiri dengan gunting dari neraka karena dia suka menonjolkan diri (ingin terkenal) dikalangan orang yang banyak dengan maksud supaya orang melihat perhiasannya dan setiap orang jatuh cinta padanya karena melihat perhisannya.

Adapun wanita yang diikat kedua kaki dan tangannya sampai ke ubun2nya dan dibelit oleh ular dan kala jengking karena dia mampu mengerjakan solat dan puasa. Tetapi dia tidak mahu berwudhuk dan tidak solat serta tidak mahu mandi wajib.

Adapun wanita yang kepalanya seperti kepala babi dan badannya seperti kaldai karena dia suka mengadu-domba(melaga-lagakan orang) serta berdusta.
Adapun wanita yang berbentuk seperti anjing karena dia ahli fitnah serta suka marah-marah pada suaminya.

Dan ada diantara isteri nabi-nabi yang mati dalam keadaan tidak beriman karena mempunyai sifat yang buruk. Walaupun mereka adalah isteri manusia yang terbaik dizaman itu. Diantara sifat buruk mereka : Isteri Nabi Nuh suka mengejek dan mengutuk suaminya.
Isteri nabi Lut suka bertandang ke rumah orang. Semoga Allah beri kita kekuatan untuk mengamalkan kebaikan dan meninggalkan keburukan. Kalau kita tidak berasa takut atau rasa perlu berubah… maka kita kena khuatir. Takut kita tergolong dalam mereka yang tidak diberi petunjuk oleh Allah. Nauzubillahi min zalik.
semoga bermanfaat saudariku.

wajib atasmu sholat

Posted on

saudari muslimahku
kita hidup tidaklah hanya mementingkan urusan dunia, karena urusan ukrawi adalah lebih mutlak. kehidupan dunia terbatas oleh umur , waktu serta kelak pada waktunya kita akan kembali ke alam yang tiada terbatas waktu. seluruh amal perbuatan kita sepanjang didunia akan diminta pertanggungjawabannya, dikarenakan amal perbuatan tersebut adalah tabungan akhirat.
kebahagiaan dunia bisa didapatkan melewati keuletan berupaya dan dapat dinikmati hasilnya selagi hidup, baik berwujud materi kebendaan ataupun yang cuma dirasakan oleh perasaan batin. sebaliknya kebahagiaan akhirat tidak terlihat saat ini, tetapi bisa dicapai dengan jalur mengikhlaskan diri didalam ibadat khusu’ didalam shalat dan menjauhi seluruh yang dibenci olehAllah Subhannahu wa Ta’ala .
saudariku
Bila suara adzan bergema, membahana membelah dunia untuk menyeru manusia memenuhi panggilan Illahi.
Apabila suara adzan masuk ke dalam hati orang yang benar-benar beriman, spontan hatinya akan gemetar dan takut, terbayang segala ke Maha Besaran dan ke Maha Kuasaan Allah Subhannahu wa Ta’ala. Maka dengan hati yang penuh takut dan ikhlas, ia penuhi panggilan dari Allah, ia tinggalkan semua urusan dunia untuk sujud menghadap Illahi.
Firman Allah dalam Al-Qur’an:
Artinya: “Dan tidaklah mereka disuruh, kecuali supaya menyembah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepadaNya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah yang lurus.” (Al-Bayyinah: 5).
Berbeda sekali dengan orang yang jauh dari hidayah dan taufik Allah Subhannahu wa Ta’ala .
Suara adzan dianggapnya sebagai suara yang biasa, gema adzan tak sedikitpun mengetuk hatinya untuk memenuhi panggilan Allah. Ibarat kata, masuk telinga kiri keluar telinga kanan, tanpa memberikan kesan dan bekas sedikitpun juga pada dirinya. Telinganya sudah tuli dengan panggilan Allah, mata hatinya sudah buta dengan seruan adzan. Begitulah hati orang yang sudah tertutup dari Inayah dan Hidayah Allah Subhannahu wa Ta’ala .
Firman Allah dalam Al-Qur’an:
Artinya: “Menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya maka kelak mereka akan menemui kesesatan.” (Maryam: 59).
Orang yang sombong, bukan saja orang yang memamerkan kekayaan, bukan pula orang yang membanggakan jabatan dan sebagainya. Tetapi juga orang yang tidak mengerjakan shalatpun bisa dikatakan orang yang paling sombong. Mengapa tidak?
Bukankah Allah Subhannahu wa Ta’ala , yang telah menjadikan dirinya dari segumpal darah dan daging hingga menjadi manusia.
Firman Allah Subhannahu wa Ta’ala :
أَقِيْمُوا الصَّلاَةَ لِذِكْرِيْ.
Artinya: “Dirikanlah shalat untuk mengingatku.”
Dari ayat di atas, kita diwajibkan oleh Allah untuk men-dirikan shalat dengan tujuan mengingatNya. Karena dengan shalatlah kita coba mendekatkan diri dan selalu mengingat Allah, dalam keseharian kita, dan inipun adalah kewajiban bagi kita sebagai seorang muslim.
Firman Allah dalam Al-Qur’an:
Artinya: “Tidakkah Aku jadikan Jin dan Manusia kecuali untuk menyembahKu” (Adz-Dzariyat: 7).
Berdasarkan ayat di atas, maka merupakan kewajiban kita untuk mengabdi dan menyembah hanya kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala . Dengan menunaikan shalat lima waktu dalam sehari semalam sebagai tanda pengabdian kita kepada Allah Al-Khalik.
saudariku.
Terkadang orang yang tidak mengerjakan shalat itu bukan tidak tahu, bahwa shalat adalah tiang agama.
Bahkan mungkin orang itupun tahu shalat itu bisa mencegah dari kejahatan dan kemungkaran.
Firman Allah Ta’ala:
Artinya: “Sungguh shalat itu dapat mencegah perbuatan keji dan munkar. Sedangkan mengingat Allah amat besar (manfaatnya) Allah tahu apa yang kamu perbuat.”
Firman Allah pula:
Artinya: “Yang mendirikan sembahyang, menunaikan zakat dan yakin terhadap adanya akhirat, merekalah orang-orang yang berjalan di atas pimpinan Tuhan, merekalah orang yang jaya.” (Luqman: 4-5).
Pada suatu hari Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bertanya pada sahabat-sahabatnya:
أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهْرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ مِنْهُ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسَ مَرَّاتٍ هَلْ يَبْقَى مِنْ دَرَنِهِ شَيْءٌ؟ قَالُوْا: لاَ يَبْقَى مِنْ دَرَنِهِ شَيْءٌ. قَالَ: فَذَلِكَ مَثَلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ، يَمْحُو اللهُ بِهِنَّ الْخَطَايَا. (متفق عليه).
Artinya: “Apakah pendapat kamu, apabila di muka pintu salah satu rumah kamu ada satu sungai yang kamu mandi padanya tiap hari lima kali. Adakah tinggal olehnya kotoran?” Serentak sahabat menjawab: “Tidak ada, Ya Rasulallah”. Beliau bersabda: “Maka begitu juga perumpamaan shalat lima waktu, dengan itu Allah menghapus kesalahan.” (Muttafaq ‘alaih).
Manusia memang sungguh pandai, mereka dapat men-jadikan baja yang tenggelam, menjadi sebuah kapal yang sanggup membawa barang-barang yang berat.
Merekapun sanggup membikin baja yang berat menjadi sebuah pesawat yang dapat terbang kesana-kemari. Tetapi sayang mereka tidak pandai bersyukur kepada Allah atas segala rahmatNya, tidak meluangkan waktu bersujud menghadapNya.

semoga tetap istiqomah dan tetap saling menguatkan